Antara Napi Dan Petugas Lapas

Membongkar Aktor Narkoba Dibalik Jeruji

Membongkar Aktor Narkoba Dibalik Jeruji

Napi Dan Polsuspas Jadi Tersangka Narkoba

PEKANBARU AKTUALDETIK.COM - Masyarakat Kota Pekanbaru digegerkan dengan informasi bahwa Peredaran Narkoba Pekanbaru justru digerakkan oleh seorang narapidana dan petugas Lapas Pekanbaru, Jumat 30/10/2020.

Informasi ini santer terdengar, manakala saat dilakukan penggerebekan oleh tim Ditresnarkoba dari Mabes Polri, yakni tim yang dipimpin langsung oleh Direktur Narkoba, Brigjend Pol. Krisno Halomoan Siregar. 

Kabarnya saat polisi Mabes Polri mengawali kerjanya di Lapas Pekanbaru, sempat terjadi aksi adu mulut personel Ditresnarkoba Polda Riau dengan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pekanbaru belum lepas dari ingatan masyarakat. Namun kini ada kabar mengejutkan dari balik jeruji penjara lapas tersebut.

Yakni penyidik Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil menangkap oknum polisi khusus pemasyarakatan (polsuspas) Lapas Pekanbaru. Penangkapan itu terkait kasus peredaran gelap narkoba jenis sabu dan pil happy five.

Adapun total barang bukti yang disita penyidik yakni 2 kg sabu dan 1.970 butir happy five. Pengungkapan ini dilakukan pada Selasa 20 Oktober 2020 sekitar pukul 21.30 WIB.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Krisno Halomoan Siregar mengatakan dua orang atas nama Joko (29) dan Wandi (39) yang bekerja sebagai Polsuspas Lapas Pekanbaru turut ditangkap. "TKP pertama, samping show room Yamaha Jalan Riau, Gang Rambutan, Kelurahan Labu Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru, Riau," kata Krisno di Jakarta, Jumat 30 Oktober 2020.

Setelah keduanya ditangkap, kemudian disita sejumlah barang bukti yakni satu kilogram narkotika jenis sabu dalam kemasan teh China warna emas dan 1.000 butir pil happy five serta satu unit handphone warna hitam.

Polisi melakukan pengembangan dan kembali menyita sejumlah barang bukti lainnya di Jalan Kulim Ujung, nomor 60, RT 03, RW 01, Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau. "Barang bukti 1 tas berwarna cokelat yang berisi 1 kg sabu dalam kemasan teh China, 10 gram sabu dikemas dalam plastik transparan, 970 butir Erimin 5 atau happy five dan 1 unit handphone warna putih hitam. Sehingga total barang bukti narkoba berhasil disita 2.010 gram sabu dan 1.970 butir H5," ujarnya.

Ia menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat tentang maraknya transaksi narkoba di Kota Pekanbaru yang dikendalikan oleh narapidana Lapas Pekanbaru.

"Pada Selasa, 20 Oktober 2020 sekitar pukul 20.00 WIB, tim mendeteksi adanya transaksi narkoba di Jalan Riau, Gang Rambutan samping show room Yamaha dengan teknik tempel yang mana narkoba diletakkan di titik tertentu oleh seorang laki-laki menggunakan motor warna hitam nomor polisi BM 2019 HM," kata dia.

Kemudian, barang haram tersebut diambil oleh seorang laki-laki mengendarai mobil Honda Jazz warna abu-abu dengan nomor polisi BM-1085-NX yang tercatat milik Arini. "Kedua pelaku kabur dari TKP, namun tim berhasil mengamankan barang bukti di TKP pertama ini," ujarnya.

Selanjutnya, pada Rabu 21 Oktober 2020, pukul 13.30 WIB, polisi menangkap Joko yang telah meletakkan narkoba tersebut serta Wandi, pelaku yang mengambil paket narkoba tersebut.

"Tersangka Wandi ditangkap di counter HP di Jalan Garuda Sakti KM 7 samping Masjid Nur Huda. Di rumah kontrakan tersangka Wandi (TKP kedua) dan berhasil menyita 1 kg sabu dan 970 butir H5," ujarnya lagi.

Selanjutnya dikembangkan ke jaringan atasnya dan didapat fakta narapidana kasus narkoba di Lapas Pekanbaru atas nama Sugeng merupakan pengendali kurir yang terhubung dengan Fendi (DPO) yang berada di Malaysia, ucap dia.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, Sugeng diketahui sudah beroperasi sejak satu tahun terakhir dan diperkirakan sudah berhasil mengedarkan 100 kilogram lebih. "Napi Sugeng dihukum penjara seumur hidup untuk kasus yang dijalani penjara sekarang. Pasal yang dilanggar Pasal 114 ayat 2 jo 132 ayat (1) UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika," katanya.

Editor : Feri Sibarani
Sumber : reqnews

Bagi masyarakat yang memiliki informasi atau mengetahui kejadian/peristiwa dimanapun atau ingin berbagi foto dan video, silakan dikirim ke nomor WA:  0812 6830 5177 - Atau EMAIL redaksi : aktualdetik19@gmail.com.
JANGAN LUPA 
Mohon dilampirkan data pribadi

 

Komentar Via Facebook :