Pasien Kanker Ditolak di RSUD Arifin Achmad

LP-KPK Minta Gubri Copot Direktur RSUD Arifin Achmad, Pasien Kanker Ditolak

LP-KPK Minta Gubri Copot Direktur RSUD Arifin Achmad, Pasien Kanker Ditolak

Foto: Foto Ketua Harian LP-KPK RI, Feri Sibarani, S.H, dan Gubernur Riau, Drs Syamsuar, M. Si, serta Direktur RSUD Arifin Achmad, Wan Fajriatul Mamnunah, Sp.KG,

PEKANBARU AKTUALDETIK.COM - Setelah Aliansi Mahasiswa Perduli Masyarakat miskin sebelumnya sudah siap gelar aksi unjuk rasa, di depan kantor Gubernur Riau, jalan Sudirman Pekanbaru, terkait penolakan pasien kanker stadium 4, atas nama Cipto Harjono, yang telah meninggal dunia pada tanggal 12 Agustus lalu, kini giliran LP-KPK RI Komda Riau desak Gubernur Riau copot Direktur RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, karena diduga menolak pasien kanker. 26/08/2022.

Menurut Ketua Harian, Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP - KPK) Komisi Daerah (Komda) Riau, Feri Sibarani, S.H, hari ini di Pekanbaru, mengatakan telah mendengarkan hal ini dari pihak keluarga alm Cipto Harjono, dimana kondisi isteri dan anak almarhum saat ini sangat memprihatikan secara ekonomi.

,"Informasi ini sudah kami terima beberapa minggu lalu dari perwakilan keluarga alm Cipto Harjono, bahkan kami ada bukti rekaman video yang menunjukkan bahwa seorang dokter jaga RSUD Arifin Achmad, saat kedatangan pasien kanker, Cipto Harjono, ditolak dengan alasan-alasan yang tidak masuk akal, dan sepulang dari RSUD itu, hanya selang beberapa hari Cipto pun meninggal karena tidak mendapatkan pertolongan intensif dari rumah sakit," Sebut Feri Sibarani hari ini.

Kabarnya, atas kejadian itu, pihak keluarga alm Cipto Harjono juga sudah laporkan kepada Ombudsman Riau, namun oleh pihak RSUD Arifin Achmad, mencoba memberikan jawaban yang diduga tidak objektif sesuai yang di alami oleh pihak keluarga alm Cipto Sarjono saat membawa Cipto pasien kanker itu ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Hal ini juga di benarkan Feri Sibarani.

,"Ya benar, kami juga mendengar dari pihak keluarga alm Cipto, katanya Ombudsman sudah bersurat ke RSUD Arifin Achmad terkait hal itu, namun diduga hanya dijawab tidak sesuai kenyataan. Padahal jika mendengar rekaman video itu, sangat bertolak belakang dengan apa yang disebutkan direktur RSUD Arifin Achmad di dalam surat jawabannya ke ombudsman. Hal yang sama juga kami ketahui dari Redaksi Aktualdetik.com, dimana pihak RSUD juga menjawab dengan versi yang sama kepada Ombudsman, sehingga timbul perspektif kita, bahwa direktur RSUD Arifin Achmad ini mencoba berbohong ke publik," lanjut Feri Sibarani.

Menurut Feri Sibarani, yang belakangan baru diangkat sebagai Ketua Harian Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP KPK) itu, melihat typikal dan cara merespon direktur RSUD Arifin Achmad kepada masyarakat itu, sebaiknya Gubernur Riau, Drs Syamsuar, M.Si, bisa menempatkan orang sebagai direktur RSUD Arifin Achmad, yang memiliki jiwa humanis dan punya hati untuk orang-orang kecil yang tidak mampu.

,"Jangan asal senang atau karena unsur-unsur lain dalam politik, lantas itu dasarnya menempatkan seorang direktur di RSUD Arifin Achmad. Pemimpin itu tidak cukup hanya pintar secara IQ aja, perlu memiliki rasa kepekaan kepada kondisi masyarakat miskin di Riau ini, dan dibutuhkan direktur RSUD Arifin Achmad yang memiliki jiwa bijaksana dalam mengambil keputusan," sebut Feri Sibarani.

Feri pun dengan tegas meminta kepada Gubernur Riau, Drs Syamsuar, agar segera mengevaluasi Direktur RSUD Arifin Achmad, Wan Fajriatul Mamnunah, Sp.KG, karena sangat tidak punya hati terhadap kondisi pasien yang sudah sekarat. Bahkan terkesan tidak perduli dan cuek dengan apa yang dirasakan oleh kelurga alm Cipto Harjono, yang kini hidup seperti tidak punya pengharapan, pasca ditinggal Cipto Harjono, karena sudah tidak tahan dengan ganasnya kanker yang menyerang di bagian lehernya.

,"Copot itu Direktur RSUD Arifin Achmad, Wan Fajriatul Mamnunah, Sp.KG. Gak punya hati dia. Kami minta Gubernur Riau Drs Syamsuar, tolong ini segera disikapi, karena yang kami tahu, Gubernur Riau Drs Syamsuar semasa masih Bupati Siak, terkenal baik dalam memperdulikan nasib rakyat kecil terkait layanan kesehatan dan pendidikan. Mengapa saat ini sepertinya berubah??," Tanya Feri Sibarani.

Informasi yang berhasil dihimpun awak media ini, aksi demo untuk aspirasi mengganti direktur RSUD Arifin Achmad ini akan segera dilakukan oleh aliansi mahasiswa, setelah mendapatkan persetujuan dari Polresta Pekanbaru. Kabarnya, Organisasi kemasyarakatan LP KPK juga akan turut serta dalam aksi tersebut untuk menambah jumlah peserta aksi demo, agar gubernur Riau dapat segera mengambil tindakan.

Sementara, terkait topik ini, saat dikonfirmasi kepada Direktur RSUD Arifin Achmad, Wan Fajriatul Mamnunah, Sp.KG, di nomor WA: +62 813-6564-11xx, hingga berita ini di muat, tidak menjawab. 

Ishak N

Kepada Seluruh Masyarakat di Tanah Air, Jika Ada Informasi, Dan Menemukan Kejadian/Peristiwa Penting, Atau Pelanggaran Hukum, Baik Oleh warga atau Pejabat Pemerintah/Lembaga/Penegak Hukum, Silahkan mengirimkan informasi, berupa Narasi/tulisan, Rekaman Video/Suara, ke No telepon/WA: 0853-6381-4752 - Email: Aktualdetik19@gmail.com.

Jangan Lupa Mengirim Indensitas Lengkap, Kami menjamin kerahasiaan Identitas Narasumber.

Komentar Via Facebook :