Ida Yulita Susanti Dan Pj Walikota Pekanbaru

Menanti Pasar Agus Salim Pekanbaru, Hadir Menjadi Pasar Wisata Cikapunduong

Menanti Pasar Agus Salim Pekanbaru, Hadir Menjadi Pasar Wisata Cikapunduong

Foto: Foto Anggota DPRD kota Pekanbaru, Ida Yulita Susanti, S. H., M. H dan kondisi pasar Agus Salim Kota Pekanbaru

PEKANBARU AKTUALDETIK.COM - Sebuah pasar yang berlokasi di pusat kota Pekanbaru, atau yang dikenal dengan nama pasar Agus Salim, selama ini dirasa sangat tidak mencerminkan pasar yang ramah lingkungan, atau tidak tertata rapi sebagai pasar di tengah kota Pekanbaru. Kali ini, berkat Ida Yulita Susanti, seorang legislator wanita dari partai Golkar, bersama Pj walikota Pekanbaru, Muflihun, hadir untuk merubah pasar Agus Salim menjadi pasar yang indah dan menarik. Minggu, 31/07/2022. 

Kabarnya, pasar itu dalam waktu dekat akan berubah dan ditata berdasarkan konsep pasar tradisional dan mengandung sejarah kota Pekanbaru. Hal itu diketahui berkat gagasan dari salah seorang anggota DPRD kota Pekanbaru dari fraksi Golkar, Ida Yulita Susanti, S.H.,M.H, bersama Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (APPSI) yang kini di pimpin nya.

,"Dari hasil audiensi kami dengan Pj walikota Pekanbaru, Muflihun, disepakati sebuah program untuk menata kembali pasar Agus Salim Pekanbaru, dengan konsep tradisional namun tertata dengan baik, sehingga mengangkat tema pasar wisata dengan nama pasar, Cikapunduong Pekanbaru, yang sangat kental dengan sejarah," sebut Ida Yulita Susanti, hari ini di Pekanbaru.

Menurut Ida Yulita Susanti, atau yang akrab disapa dengan IYS ini, dirinya selaku anggota DPRD kota Pekanbaru, kerap menyoroti pasar Agus Salim Pekanbaru, lantaran adanya suatu perlakuan berdasarkan perwako Pekanbaru, telah bertindak Tidak adil terhadap pedagang pasar dengan memaksa membongkar pasar diduga demi mengutamakan kepentingan pihak tertentu.

Atas dasar itu, IYS yang juga duduk sebagai  anggota alat kelengkapan dewan, atau Banggar itu, pun tak henti memperjuangkan aspirasi warga pasar Agus Salim, hingga saatnya dapat bertemu dengan Pj walikota Pekanbaru, Muflihun, maka di akuinya mulai terlihat perhatian pemerintah terhadap masyarakat pedagang pasar Agus Salim Pekanbaru.

,"Kesepakatan ini merupakan buah perjuangan kita semua, sebelumnya masyarakat pedagang pasar Agus Salim merasa haknya di injak-injak, melalui kebijakan yang pro kepada pihak tertentu, saat ini masyarakat pedagang dapat bernafas lega, karena sebentar lagi, pasar tersebut akan kita kemas menjadi pasar yang menarik dan moderen tanpa melupakan sisi historisnya," kata IYS melanjutkan.

Adapun konsep penataan yang akan dilakukan terhadap pasar Agus Salim Pekanbaru adalah, pertama, bagi para pedagang kebutuhan harian dan rumah tangga akan di bangun owning tanpa menggangu jalan. Kedua, bagi para pedagang kuliner juga akan menempati tempat yang sama, di malam harinya. Sementara untuk penataan infrastruktur nya akan mengusung konsep Nuansa Melayu yang humanis.

,"Semoga niat yang baik dan tulus ini Allah berikan kemudahan untuk perjuangan ini, dan semua itu demi rakyat kota Pekanbaru, Khususnya para pedagang di jalan Agus Salim Pekanbaru, dan sekaligus menambah kesan estetika sebuah kota yang maju," urai Ida Yulita yang konsen terhadap perjuangan masyakarat itu.

Berdasarkan prediksi Ida dan Pj walikota Pekanbaru, Muflihun, jika konsep yang di sepakati itu dapat di realisasikan dengan baik, maka wajah kota Pekanbaru, khususnya di malam hari akan berubah, menjadi ramai dan hiruk pikuk kota Pekanbaru, dan tentunya menambah nilai serta geliat ekonomi masyakarat kota Pekanbaru.

,"Perjuangan ini bukan saja sekedar untuk sekelompok orang, melainkan konsep ini demi sebuah perubahan wajah kota Pekanbaru nantinya, selain terlihat rapi, indah dengan nuansa Melayu nya, pastinya kota Pekanbaru, khususnya di malam hari akan ramai dan semarak, dengan pasar kuliner yang tersedia dengan segala macamnya, dan tentunya ini akan meningkatkan perekonomian masyakarat kota Pekanbaru," pungkasnya.

(Feri. S.H)

Komentar Via Facebook :