Polsek Sidamanik Mengupayakan Yang Terbaik

Kasus Pengeroyokan Berujung Perdamaian Dengan Restoratif Justice

Kasus Pengeroyokan Berujung Perdamaian Dengan Restoratif Justice

Foto kedua belah pihak antara warga masyarakat Kecamatan Sidamanik dan warga Kabupaten Samosir sesudah melaksanakan perdamaian di Polsek Sidamanik

 

SIMALUNGUN - Terkait dengan adanya terjadi penganiayaan dan atau pengeroyokan antara Warga Masyarakat Kabupaten Samosir dengan Warga Masyarakat Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun di wilayah hukum Polsek Sidamanik Jajaran Polres Simalungun Polda Sumatera Utara, tepatnya di perkebunan Teh Sidamanik,  yang terjadi pada hari Rabu, 29 Juni 2022 sekitar pukul 16.55 wib, yang mana Warga Masyarakat Kabupaten Samosir telah melakukan penganiayaan atau pengeroyokan terhadap sejumlah Pemuda Masyarakat Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun.

Ipda Oloan Sijabat Kanitreskrim Polsek Sidamanik bersama dengan Aiptu Lamsar Samosir dan personel lainnya. Telah berusaha mengupayakan yang terbaik kepada kedua belah pihak, antara pihak Korban yang dianiaya oleh Warga Masyarakat Kabupaten Samosir.

Berdasarkan hasil informasi yang dihimpun oleh awak Media ini dari Ipda Oloan Sijabat Kanitreskrim Polsek Sidamanik, ketika di konfirmasi via WhatsApp, menjelaskan bahwasanya upaya Pihak Kepolisian Polsek Sidamanik untuk membuat yang terbaik dengan mendamaikan kedua belah pihak secara kekeluargaan tidak sia-sia.

"Kami sebagai Aparat Penegak Hukum pihak Kepolisian Polsek Sidamanik Polres Simalungun, sangat berterima kasih kepada kedua belah pihak antara pihak yang dianiaya dan pihak penganiaya, karena kedua belah pihak telah bersedia berdamai dengan Restoratif Justice. Perdamaian itu murni secara kekeluargaan tanpa ada unsur paksaan dari pihak mana pun, dan perdamaian itu dilaksanakan di Polsek Sidamanik Lae." Singkatnya Ipda Oloan Sijabat Kanitreskrim Polsek Sidamanik pada awak Media ini Selasa 05 Juli 2022 Sekitar pukul. 09.47 wib. (Bes74)

Komentar Via Facebook :