Ilegal di Kota Dumai

Bolehkah Anggota DPRD Dumai Jadi Mafia CPO? Bukit Kapur Jadi Saksi

Bolehkah Anggota DPRD Dumai Jadi Mafia CPO? Bukit Kapur Jadi Saksi

Foto: Foto Kegiatan Operasiaonal Penampungan CPO Ilegal di Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai, atau wilayah hukum Polres Kota Dumai

PEKANBARU AKTUALDETIK.COM - Berdasarkan hasil liputan awak Media di Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai, yang merupakan wilayah hukum Polres Dumai, ternyata ada kegaiatan Ilegal penampungan CPO, diduga milik anggota DPRD Dumai (RB) ditengarai dari Fraksi Demokrat. Minggu/26/06/2022.

Dugaan adanya Operasiaonal penampungan CPO itu bermula saat awak media yang bertugas mengetahui adanya truk-truk tangki bermuatan CPO memasuki lokasi yang berada di luar jalur lintas, dan diektahui adanya praktik penampungan CPO, yang diduga dikendalikan seorang anggota DPRD Kota Dumai, dari Fraksi Demokrat, sebagaimana di sampaikan narasumber Media ini, yakni seorang warga tempatan, yang meminta namanya dirahasiakan.

,"Ini yang punya, kabarnya anggota DPRD Kota Dumai, dia yang menampung CPO itu semua," sebut laki-laki paruh baya itu.

Sementara itu, berdasarkan jawaban seorang Supir truk tangki yang berhasil di konfirmasi awak media mengaku, pihaknya menjual CPO kepada seseorang yang bernama RGB, seorang anggota DPRD Kota Dumai dari Fraksi Demokrat.

Atas hal ini, sejumlah masyarakat pun bertanya-tanya, apakah diperbolehkan seorang Anggota DPRD Kota Dumai, yang konon mempunyai julukan terhormat di mata masyarakat, namun melakukan kegaiatan yang di duga Ilegal?

Lalu dimana peran dan Fungsi kepolisian, khususnya Polres Dumai, jika saja kegiatan-kegiatan yang bersifat Ilegal dapat berjalan tanpa hambatan? 

,"Sebenarnya saya Juga heran, kalau memang kegiatan penampungan CPO liar seperti ini melanggar, kenapa bisa berjalan mulus? Apakah mungkin Kapolres Dumai tidak mengetahui ini? Saya kira mustahil tidak tahu," sebut warga tersebut melanjutkan.

Sementara saat awak Media ini melakukan konfirmasi kepada RGB, seorang anggota DPRD Kota Dumai dari Fraksi Demokrat, yang diduga sebagai Bos penampung CPO itu, saat di konfirmasi lewat telepon selulernya di nomor: 0812-6835-91xx, hingga berita ini dimuat tidak merespon.

Selanjutnya, untuk dalam rangka menyajikan Informasi yang benar dan terkonfirmasi, dari narasumber, awak media juga melakukan konfirmasi kepada ketua DPC partai Demokrat Kota Dumai, Cahyo, di nomor: 0812-7935-71xx, namun Cahyo hanya mengatakan, terkait hal itu sudah ia dengar, dan sudah mempertanyakan langsung kepada RB, namun masih menurut Cahyo selaku ketua DPC partai Demokrat Dumai, RB tidak mengaku, dan mengatakan tidak benar melakukan kegaiatan penampungan CPO Ilegal.

Pencarian tentang siapa pemilik penampungan Ilegal CPO di seputar jalan lintas Bukit Kapur Kota Dumai pun makin samar, namun masyarakat justru seakan terseret rasa penasaran, sebab, faktannya ada kegaiatan yang di duga kuat sebagai Ilegal, namun terus berjaya dan Polisi di wilayah hukum Polres Dumai, seakan tutup mata dan bahkan, di prediksi tutup hati. Apakah ini juga tidak diketahui Kapolda Riau?? Hanya Tuhan yang tahu...!!

(Feri, S.H)

 

Komentar Via Facebook :