Masadepan Kota Pekanbaru??

Legislator Pekanbaru Minta Pj Walikota Mencopot Sekda, Begini Respon Pimpinan Dewan

Legislator Pekanbaru Minta Pj Walikota Mencopot Sekda, Begini Respon Pimpinan Dewan

Foto: Foto Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi, Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, T. Azwendi Fajri, SE dan Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Dapot Sinaga

PEKANBARU AKTUALDETIK.COM - Ibarat petir di siang bolong, tepatnya pada momentum hari jadi Kota Pekanbaru ke 238, salah satu anggota DPRD Pekanbaru, Dapot Sinaga, dari Fraksi PDI-P, tiba-tiba meminta Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun, agar segera mencopot Sekretaris Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil. 23/06/2022.

Pernyataan itu pun secara tegas disampaikan oleh Dapot Sinaga melalui pemberitaan di Media Online, Riaubisa.com, hari ini, 23/6/2022. Kabarnya permintaan itu menyusul banyaknya persoalan yang terjadi sejak Muhammad Jamil menjabat sebagai Sekdako. Persoalan paling berat kata Dapot, yakni persoalan hutang yang sudah mencapai ratusan miliar.

"Gara gara dia (Jamil,red) hutang makin banyak. Pemerintah Kota Pekanbaru sekarang berhutang Rp 144 miliar, yang sekarang dibebankan kepada Pj Walikota Pekanbaru," cetus Dapot Sinaga, dikutip dari Riaubisa, hari ini.

Selain itu, masih menurut Dapot Sinaga, bahwa Muhammad Jamil selaku Ketua TAPD juga disebut Dapot kerap tidak mau mendengar pendapat dan masukan fraksi di rapat-rapat banggar, terkait program-program yang berhubungan dengan prioritas ke masyarakat, yakni soal menyelesaikan hutang tunda bayar pada tahun 2021, sehingga ditengarai sebagai cikal bakal membengkaknya hutang Pemerintah Kota Pekanbaru, hingga 144 miliar, dan berbagai permasalahan lainnya.

Untuk itu, Dapot Sinaga merasa yakin, jika Pj Walikota, Muflihun, tidak segera mencopot Jamil dari jabatanya sebagai Sekda Kota Pekanbaru, maka perjalanan roda pemerintahan Kota Pekanbaru tidak akan berjalan dengan baik.

Atas hal ini, aktualdetik.com pun melakukan wawancara dengan wakil Ketua DPRD Pekanbaru, T. Azwendi Fajri, SE, melalui nomor kontak Whatsapp nya, terkait apakah dirinya selaku unsur pimpinan DPRD Kota Pekanbaru sependapat dengan Dapot Sinaga, atau sebaliknya, ternyata Azwendi sangat mendukung Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun, melakukan evaluasi terhadap Sekda Kota Pekanbaru, bahkan kepada seluruh OPD di lingkungan Pemko Pekanbaru.

,"Saya sangat menghormati pendapat semua Rekan anggota DPRD Pekanbaru, termasuk Dapot Sinaga. Namun soal setuju atau tidak pendapat Dapot Sinaga yang meminta Pj Walikota Pekanbaru segera mencopot Sekda Kota Pekanbaru, itu hak masing-masing, saya tidak merujuk dari situ, melainkan berfikir, bahwa Pj Walikota Pekanbaru berwewenang untuk melakukan itu, sepanjang dipandang baik oleh Pj,"kata Azwendi diplomatis.

Menindaklanjuti pendapat nya, Azwendi bahkan mengatakan, Pj Walikota Pekanbaru, boleh saja melakukan pencopotan Sekda Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil, jika memang itu dipandang sebagai langkah terbaik, demi kemajuan Kota Pekanbaru.

,"Saya kira itu boleh saja di lakukan Pj Walikota Pekanbaru, termasuk semua Kepala OPD yang ada juga, di mungkinkan untuk di evaluasi, jika tidak mampu melakukan kinerja dengan baik, atau tidak sejalan dengan visi dan misi Pj Walikota, ya harus di copot untuk Kota Pekanbaru yang lebih baik," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pekanbaru, yang baru dilantik, Muhammad Sabaruddin, saat mintai pendapatnya melalui telepon selulernya, hingga berita ini di muat, belum merespon.

(Feri, S.H)

Komentar Via Facebook :