Kesenian Tradisional.Jaran Kepang

Setiap Tampil Kesenian Tradisional Jarang Kepang Selalu di Padati Pengunjung

Setiap Tampil Kesenian Tradisional Jarang Kepang Selalu di Padati Pengunjung

Kesenian Tradisional Jaran.Kepang saat tampil.di Taman Terbuka.Hijau Teras Bali BSB Kecamatan Mijen Semarang

 

SEMARANG AKTUALDETIK.COM - Paguyuban Kebudayaan dan Kesenian Brajamusti Nusantara (PKKBN) Kota Semarang, usai tampil di Polsek Gunungpati Kota  dalam rangka menyambut Hari Bayangkara ke-76 jumat lalu kini kembali menggelar pentas kesenian dan kebudayaan di Taman Ruang Terbuka Hiaju di teras bali BSB Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Minggu (19/6/2022).

Seperti pentas pentas sebelumnya, kesenian tradisional yang tergabung di paguyuban PKKBN setiap tampil selalu di padati ratusan pengunjung tidak hanya orang tua saja namun kalangan anak muda justru banyak menyukai hiburan pentas kesenian.

Kegiatan gebyar seni dan budaya yang diprakarsai PKKBN merupakan kegiatan rutin dua mingguan yang di ramaikan beberapa Paguyuban Kesenian yang tergabung di PKKBN Kota Semarang secara bergantian setiap tampilnya.

Nilai positip salah satunya meningkatkan ekonomi warga sekitar yang menggelar dagangannya pada acara pentas kesenian yang di tampilkan mulai menjelang siang hingga sore hari. Salah satunya Syukur bersama Heni pengrajin Asesoris Japang kepang banyak mendapat perhatian dari pengunjung yang hadir di lokasi Taman Ruang Terbuka Hijau BSB Mijen Semarang banyak.juga yang membeli.

"Alhamdulillah mas lumayan pembelinya, asesoris.ini saya bikin sendiri. Kami berjualan sejak tahun 2008 hingga sekarang. Kebetulan disini rutin menggelar acara pentas seni ini saya selalu buka jualan disini. Ya bisa untu menambah penghasilan untuk keluarga," ucapnya kepada awak media.

Pada kesempatan terpisah Guru besar Oadwpokan Brajamusti Nusantara Kota Semarang, Mbah Mul me gucapkan terima kasih kepada Polsek Gunungpati serta Polrestabes Semarang yang telah menunjuk PPKBN dengan kesenian tradisionalnya Jarang Kepang untuk mewakili dalam lomba seni dan budaya lokal ditingkat Polda Jateng," ucapnya.

" Saya bangga hari ini anak anak muda sekarang sudah mulai senang dan belajar kesenian tradisional, semoga kedepannya ja gan sampai ditinggalkan sehingga tetap lestari kesenian kita," ujar mbah mul.

Kami suka pada mereka masih muda muda sudah mulai mengembangkan serta ikut belajar kesenian tradisional.

Lebih lanjut mbah mul berpesan pada generasi muda maupun orang tua untuk nguri uri budaya jawa serta membudayakan kesesnian tradisional kita secara berkelanjutan di Kota Semarang maupun Jawa Tengah," pungkasnya.

Hal senada disampaikan Dwi Kempung salah satu anggota Brajamusti mengaku diri sudah bergabung di PKKBN sekitar tiga tahun.

"Kami mendapatkan ilmu tentang kasepuhan dari guru besar mbah mul langsung. Di mana kita bisa menjadi pemimpin tidak hanya dalam rumah tangga tetapi dalam.masyarakat maupun diri sendiri. Bagaimana kita mengontrol diri sendiri itu juga diajarkan oleh mbah mul," tandas Dwi.

Kami berpesan kepada generasi muda jangan malu dengan budaya luhur kita karena kitalah yang bisa melahirkan serta menghidupkan kembali seni dan kebudayaan kita," tutupnya pada awak media.

  # Taufiq.


 
 

Komentar Via Facebook :