Persiapan Sebelum Operasi

Team PKRS RSUD Arifin Achmad bersama PPDS Anestesi Adakan Penyuluhan Kesehatan

Team PKRS RSUD Arifin Achmad bersama PPDS Anestesi Adakan Penyuluhan Kesehatan

PEKANBARU, AKTUALDETIK.COM,- Tim PKRS RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau bersama dengan PPDS Anestesi RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau mengadakan penyuluhan kesehatan kepada pengunjung Poliklinik Rawat Jalan RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau.

Topik penyuluhan kali ini adalah persiapan sebelum menjalani operasi dengan narasumber dokter PPDS Anestesi RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau yaitu dr. Nusi Andreas H.

Dalam penyuluhannya dr. Nusi menjelaskan yang harus dipersiapkan sebelum menjalani operasi yaitu kelengkapan konsultasi dokter mulai dari rekan medis hingga rontgen untuk memastikan pasien dalam kondisi prima saat dilakukan anestesi (pembiusan) .

Selain itu hendaknya pasien tidak merokok atau mengkonsumsi alkohol minimal 24 jam dan berpuasa minimal 6 jam sebelum dilakukannya pembiusan untuk mencegah cairan lambung naik ke saluran penafasan.

Hal lain yang perlu untuk diperhatikan adalah perlunya dukungan keluarga kepada pasien agar pasien rileks dan tidak mengalami stres. Jika pasien stres maka tekanan darah akan naik dan sangat beresiko saat dilakukan proses anestesi.

Kepada masyarakat dr Nusi berpesan hendaknya sebelum menjalani operasi ada baiknya berkonsultasi dan patuh dengan anjuran dokter anestesi dan dokter bedah nya agar proses operasi dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang maksimal.

Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) adalah upaya Rumah Sakit untuk meningkatkan kemampuan pasien, klien dan kelompok masyarakat sehingga pasien dapat mandiri dalam mempercepat kesembuhan dan rehabilitasinya, mandiri dalam meningkatkan kesehatan, mencegah masalah kesehatan, dan mengembangkan upaya kesehatan melalui pembelajaran sesuai sosial budaya masing-masing.

Tujuan dari PKRS adalah terciptanya masyarakat rumah sakit yang menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku pasien RS serta pemeliharaan lingkungan RS dan termanfaatkannya dengan baik semua pelayanan yang disediakan RS.

PROMOSI Kesehatan Rumah Sakit atau yang biasa disebut dengan istilah PKRS, merupakan bagian penting dalam institusi rumah sakit. Organisasi yang beranggotakan jajaran hospitalia (tenaga medis, paramedis, nonmedis maupun staf umum lain) ini selalu menjalin keterhubungan antara pasien, seluruh staf rumah sakit dan masyarakat umum.

Sebagai bagian yang penting di lingkungan rumah sakit itulah, PKRS memiliki peranan dan tanggung jawab cukup banyak. Memberikan edukasi kepada pasien dan keluarganya mulai dari pendaftaran sampai pasien pulang, bahkan setelah pasien di rumah sehingga pengobatan yang diberikan bisa berhasil dengan maksimal. Memberikan penyuluhan dan informasi kesehatan yang benar kepada masyarakat sehingga derajat kesehatan semakin meningkat dan tidak menjadi sakit.

“Kegiatan oleh tim PKRS dapat memberikan dampak positif, baik kepada pasien, pendamping pasien, staf rumah sakit dan ;masyarakat sekitar rumah sakit. Kenapa bisa begitu, karena selalu berupaya memberikan informasi yang dibutuhkan seputar pelayanan dan kesehatan dengan sumbernya yang bisa dipercaya.

“Untuk mencapai tujuan tersebut, tim PKRS mempunyai berbagai program unggulan yang dipersiapkan. Misalnya, program live streaming talkshow interaktif rutin melalui media sosial youtube, facebook, Instragram, website, siaran radio FM bahkan kunjungan ke rumah pasien (home visite),” katanya.

Dia melanjutkan, target pencapaian yang paling terpenting adalah membangun paradigma positif untuk nenciptakan perubahan perilaku, sekaligus untuk memberikan edukasi kesehatan di lingkungan rumah sakit, baik kepada pasien maupun keluarga pasien.

Dalam Permenkes tersebut, dijelaskan bahwa PKRS adalah proses memperdayakan pasien, keluarga pasien, sumber daya manusia rumah sakit, pengunjung rumah sakit, dan masyarakat sekitar.

Keberadaan PKRS dengan demikian bertujuan untuk mendorong SDM rumah sakit agar lebih berperan aktif dalam proses asuhan, mendukung perubahan perilaku dan lingkungan, serta menjaga dan meningkatkan kesehatan menuju pencapaian kesehatan yang optimal.

“Setiap rumah sakit wajib mempunyai tim PKRS, karena PKRS merupakan bagian yang tidak terpisah dari program pelayanan kesehatan rumah sakit yang ada,” ungkapnya.

Komentar Via Facebook :