Milad ke-46, Gubernur Riau Sampaikan Pesan Penting kepada RSUD Arifin Achmad
PEKANBARU, AKTUALDETIK.COM,- RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau menggelar acara peringatan miladnya yang ke – 46 di Ruang Serba guna RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau.
Turut hadir mewakili Gubernur Riau Asisten III Setda Provinsi Riau H. Joni Irwan, SH. MH dan Dewan Pengawas RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau yakni Zainal Arifin, SKM. M. Kes (Kadiskes Provinsi Riau) , dr. Wildan, dan perwakilan dari BPKAD Provinsi Riau.
Penyematan Pin ” Tegur kami jika tidak ramah “
Dalam acara ini dilakukan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah.SWT atas apa yang telah diraih selama 46 tahun dan penyematan pin “Tegur kami jika tidak ramah ” sebagai pengingat untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien. Selain itu juga memberikan souvenir kepada pasien – pasien agar terus bersemangat dalam menjalani perawatan.
RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau memberikan Souvenir kepada pasien
Dalam sambutan gubernur yang dibacakan oleh H. Joni Irwan, SH. MH, Gubernur mengucapkan tahniah kepada RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Semoga hari ulang tahun ini dapat menumbuhkan semangat dalam meningkatkan pelayanan yang bermutu, berkualitas dan dapat terus menciptakan innovasi – innovasi yang bermanfaat kepada masyarakat.

Direktur RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau drg. Wan Fajriatul Mamnunah, Sp. KG dalam sambutannya mengungkapkan bahwa RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau akan selalu melakukan perbaikan kinerja dan melakukan percepatan demi meningkatkan mutu pelayanan. Mudahan – mudahan ke depan RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pada momen milad tahun ini, tim dokter RSUD Arifin Achmad berhasil melakukan operasi bayi kembar siam yang menyatu atau menempel pada bagian yang jarang terjadi, yakni di bagian rongga mulut. Namun kembar siam yang satu, tidak berbentuk bayi hidup atau berbentuk bayi tidak sempurna.
Dokter spesialis bedah anak RSUD Arifin Achmad Dr dr Tubagus Odih SpBA (K) MKM FISQua mengatakan, kembar siam pada bayi tersebut adalah conjoined twin tipe heteropagus epigenatus. Keberhasilan operasi tersebut juga sekaligus sebagai hadiah hari jadi ke-46 tahun RSUD Arifin Achmad.
"Secara umum, kembar siam adalah adanya dua janin yang harusnya terpisah dan hidup sendiri-sendiri. Pada kejadian ini terjadi kegagalan pada pembelahan atau pemisahan sehingga menempel satu sama lain. Pada pasien ini menempel di mulut. Kasus seperti ini jarang sekali, bisa 1 berbanding 250 ribu kelahiran bayi kembar siam," katanya.
Setelah mendapatkan pasien yang merupakan rujukan dari rumah sakit daerah tersebut, tim dokter anak khusus langsung melakukan penstabilan kondisi bayi. Pasalnya, di awal-awal kehidupan, kondisi bayi sempat menurun karena jalan napas bayi terganggu akibat adanya benjolan yang masuk dalam perut.
"Namun Alhamdulillah membaik sehingga kegiatan operasi pemisahan dapat dilakukan. Dan selanjutnya fokus kembali pada pemulihan kondisi bayi," ujarnya. Pada kesempatan tersebut, dr Odih juga mengimbau kepada masyarakat terutama ibu hamil agar melakukan kontrol secara rutin kandungannya sesuai jadwal. Memang kembar siam kasus yang jarang, namun bisa terjadi pada siapa saja.
"Jika diketahui dari awal, maka persiapan tim akan lebih baik. RSUD Arifin Achmad sebagai rumah sakit rujukan, siap dan mampu melaksanakan operasi kembar siam untuk ke depannya," sebutnya.
Lebih lanjut dr Odih mengatakan, bahwa saat ini kondisi bayi tersebut usai dioperasi terus membaik. Salah satu parameternya yakni dari berat badan yang sudah naik lebih dari 1,5 kg dan juga luka operasi terpantau bagus.
"Hanya satu kendala saat ini yakni menghisapnya belum maksimal sehingga selang untuk minumnya masih kami pertahankan. Untuk membantu itu kami berkoordinasi dengan dokter anak dan rehab medik agar dilatih cara menghisapnya," ujarnya.


Komentar Via Facebook :