Anjur Panen Pardede Harap Diperiksa

Kapolsek Sidamanik Dituding Meminta Stabilizer Alasan Bayar WiFi

Kapolsek Sidamanik Dituding Meminta Stabilizer Alasan Bayar WiFi

Foto AKP Eli Nababan Kapolsek Sidamanik Jajaran Polres Simalungun Polda Sumut

 

SIMALUNGUN - Masyarakat berharap dan meminta dengan setegas-tegasnya kepada Kapolres Simalungun AKBP Nicolas Dedi Arifianto, supaya segera menangkap Anjur Panen Pardede pemilik Warung Kevin yang menyediakan fasilitas untuk perjudian kartu di perumahan perkebunan Teh PTPN.4 unit Sidamanik tepatnya di Pondok Simantin Tiga Kecamatan Pamatang Sidamanik Kabupaten Simalungun Sumatera Utara.

Karena menurut hasil informasi yang dihimpun oleh awak Media ini. Kalau Anjur Panen Pardede pemilik Warung Kevin tersebut sudah lumayan lamanya menyediakan fasilitas untuk perjudian di warungnya, dan Anjur Panen Pardede juga mengaku kepada awak Media ini kalau perjudian tersebut sudah lama juga diketahui oleh Aparat Penegak Hukum dari Polsek Sidamanik.

Ketika awak Media ini mencoba mempertanyakan kepada Anjur Panen Pardede pemilik Warung Kevin tersebut, terkait dengan apa tindakan Kapolsek Sidamanik bersama dengan jajaran nya setelah sekian lama mengetahui adanya perjudian di Warung Kevin Pardede miliknya Anjur Panen.

Kemudian si pemilik Warung Kevin yang bernama Anjur Panen Pardede menjelaskan dengan terang benderang kepada awak media ini tepatnya pada hari Jumat 03 Juni 2022, sekitar pukul 17.56 wib, di halaman warungnya Anjur Panen Pardede.

Foto warung Kevin Pardede tempat para pemain judi kartu di Pondok Simantin Tiga Kecamatan Pamatang Sidamanik Kabupaten Simalungun Sumatera Utara

 

"Begini boss,, Kita adanya diminta si Nababan Kapolsek Sidamanik itu uang setiap bulan untuk pembayaran tagihan WiFi yang di Polsek Sidamanik. Dan bukan cuman itu saja, ada juga kita kasih kepada kedua anggotanya yang bernama Sahat Sinaga dan Lamsar Samosir walaupun hanya sebatas uang minyak dan rokok mereka, makanya hingga saat ini tetap aman-aman saja. Kanitnya pun si Oloan Sijabat kita kasih juga nya Rp. 200.000,- (Dua Ratus Ribu Rupiah) pada saat dia bersama dengan beberapa anggotanya pam vaksinasi di Simantin Tiga ini. Cuman si Oloan Sijabat tidak mau menerimanya. Seperti itu lah cerita yang sebenarnya." Jelasnya Anjur Panen Pardede pemilik Warung Kevin tersebut.

Terpisah. Melalui Media ini pengurus DPP LSM Lidik Kriminal-RI, angkat bicara terkait dengan Kapolsek Sidamanik yang ditudingkan oleh Anjur Panen Pardede pemilik Warung Kevin yang meminta uang untuk membayar tagihan WiFi di Polsek Sidamanik.

"Dengan alasan apa AKP Eli Nababan Kapolsek Sidamanik meminta uang kepada sipemilik Warung Kevin Pardede setiap bulan? Apakah Polsek Sidamanik tidak memiliki anggaran untuk pembayaran WiFi, makanya Anjur Panen Pardede diminta uang sesuai dengan pengakuannya Anjur Panen?

Kapolres Simalungun AKBP Nicolas Dedi Arifianto, harap segera perintahkan Kasatreskrim untuk melakukan penindakan dengan memeriksa Anjur Panen Pardede pemilik Warung Kevin tersebut. Kalau pengakuannya Anjur Panen Pardede pemilik Warung Kevin tersebut benar sesuai dengan hasil rekaman suaranya itu, maka sudah mengarah ke Pasal 5 ayat (1) UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001.

Tapi jika pernyataan atau pengakuannya Anjur Panen Pardede pemilik Warung Kevin tersebut tidak benar dan tidak bisa di pertanggung jawabkan sesuai dengan hasil rekaman suaranya yang dimiliki oleh wartawan. Maka Anjur Panen Pardede sipemilik Warung Kevin tersebut harus siap menanggung resikonya sesuai dengan perbuatannya yang telah menuding penyelenggara Negara dan atau alat negara yang tidak benar." Pungkasnya DPP LSM Lidik Kriminal-RI dengan tegas, sembari mengakhiri percakapannya. (Bes74)

Komentar Via Facebook :