PT RUJ Harus Bertanggung Jawab

PT RUJ Pembiaran Atau Ikut "Kong Kalikong" Dengan Perambah Ilegal logging?

PT RUJ Pembiaran Atau Ikut "Kong Kalikong" Dengan Perambah Ilegal logging?

Foto: Bukti Aktifitas Ilegal logging di kawasan konsesi PT RUJ

PEKANBARU AKTUALDETIK.COM - PT Ruas Utama Jaya (PT RUJ) adalah perusahaan yang pemegang Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu – dalam Hutan Tanaman Industri (IUPHHK – HTI) di Tanjung Penyebal, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau. Senin, 22/11/2021.

Belakangan diketahui dari Tim investigasi Pers yang melakukan pemantauan ke wilayah Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai, diketahui bahwa sejumlah "boss" ilegal logging masih beraktifitas di kawasan konsesi PT RUJ dengan bebas dari tahun ke tahun. Hal itu juga dibenarkan oleh organisasi Jaringan Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) melalui koordinatornya, Made Ali, SH di Pekanbaru.

,"Ilegal logging di kawasan konsesi PT RUJ itu sudah lama, sudah dari kita sering laporkan juga itu," sebut Made Ali.

Menurut Made Ali, perambahan hutan secara ilegal di kawasan perizinan PT RUJ pada umumnya di backing oleh oknum-oknum TNI dan Polisi setempat, sehingga tidak ada yang dapat melakukan penangkapan.

,"Yang kita ketahui, semua aktifitas Ilegal logging itu disana di backing oleh oknum-oknum TNI dan Polisi kan, makanya sulit di berantas, apalagi sudah bintang yang backing, pasti sulit menindaknya," ungkap Made Ali.

Dari informasi yang diterima awak media ini terkait aktivitas ilegal logging di kawasan perizinan PT RUJ, dan diduga di biarkan serta Kong kalikong dengan pihak perambah, telah di konfirmasi kepada pihak PT RUJ, melalui Salmon Harahap. Menjawab pertanyaan awak media, Salmon pun tidak menampik kenyataan itu, namun justru ia membenarkan bahwa kawasan PT RUJ sudah lama menjadi lahan bisnis Ilegal logging oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

,"Ya itu benar pak, kami juga tidak menutupi kenyataan itu. Itu semua permainan pihak-pihak yang berkepentingan semua," kata Salmon kepada awak media ini melalui telepon selulernya.

Sebagaimana diketahui, bahwa perizinan lahan PT RUJ di Tanjung Penyebal Sungai Sembilan, Kota Dumai seluas 44.129,91 hektar adalah diberikan atau ditetapkan oleh Kementerian Kehutanan RI (sekarang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) RI nomor : SK.18/MENHUT-II/2007, tertanggal 5 Januari 2007 lalu.

Seharusnya semua kegiatan lain diluar rencana kerja tahunan (RKT) PT RUJ yang telah di sahkan oleh Pemerintah,  tidak boleh dilakukan di kawasan perizinan PT RUJ. Kegiatan lain, apalagi Ilegal logging sangat bertentangan dengan Undang-undang, dan PT RUJ wajib bertanggung jawab kepada kementerian kehutanan dan lingkungan hidup (KLHK) atas semua aktifkan ilegal di kawasan konsesi PT RUJ.

(Fer)

Bagi masyarakat yang memiliki informasi atau mengetahui kejadian/peristiwa dimanapun atau ingin berbagi foto dan video, silakan dikirim ke nomor WA:  0812 6830 5177 - Atau EMAIL redaksi : aktualdetik19@gmail.com.
JANGAN LUPA 
Mohon dilampirkan data pribadi


 

Komentar Via Facebook :