Pelatihan UMKM

Hari Pertama Pembukaan Kegiatan Pelatihan UMKM Se Kalbar

Hari Pertama Pembukaan Kegiatan Pelatihan UMKM Se Kalbar

Pelatihan UMKM sehari di selwnggarakan oleh Sinas UMKM Pontoanak Provinsi Kalimantan Barat

 

PONTIANAK AKTUALDETIK.COM
Pembukaan untuk kegiatan Pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas UMKM Kota Pontianak, Prov. Kalimantan Barat, untuk Peserta Pelatihan tersebut dari berbagai daerah kabupaten dan kota, bagi para peserta pelatihan juga disediakan tempat untuk penginapan untuk yang dari luar daerah, dan bagi para peserta tetap harus mematuhi Protokol Kesehatan (PROKES) Karena setiap peserta diwaktu pendaftaran diwajibkan menyerahkan Surat Keterangan Dokter, (SKD), Selasa, (16/11/2021)

"Zulkifli selaku Pemateri, menuturkan Produk penjualan yang paling pengaruh masalah kemasan rasa itu sangat pengaruh makanya saya sarankan kepada para peserta pelatihan UMKM, hari ini harus bisa menjaga hal tersebut jangan sampai asal membuat produk supaya produk yang kalian buat bisa bersaing dipasaran, selain itu untuk pembuatan NIB, gratis tanpa biaya, syaratnya KK, dan KTP, Email, dan No Handphone, bagi para peserta pelatihan UMKM saya sarankan buat Proposal setiap kelompok dan bisa diajukan kedinas Perindustrian nanti saya bantu arahkan yang penting syarat-syaratnya  dilengkapi, supaya UMKM kalian bisa berjalan dengan baik, dan saya sarankan juga ijin NIB dan PIRT harus di urus kedinas terkait supaya produk yang kalian buat bisa diedarkan bukan hanya di pasarkan disekitar tapi bisa masuk ke supermarket. tutup Zulkifli.

"Saya sangat senang dan berterima kasih saya sampaikan terutama kepada dinas UMKM Kubu Raya, khususnya Pak Beny, Pendamping UMKM yang mengarahkan saya untuk mengikuti Pelatihan UMKM, selama empat hari di Dinas Provinsi Kalbar, Karena selama ini saya selaku pelaku Usaha Kecil Menengah, (UKM).

Baru pertama kali mengikuti Pelatihan ini dan banyak kendala yang selama ini saya hadapi bisa tuangkan, di Pelatihan ini, karena jika menanyakan keluhan semua peserta disini kayaknya hampir sama ya, tetap masalah alat Produksi dan Modal yang saat ini yang masih menjadi kendala bagi para pelaku Usaha Kecil Menengah, (UKM). Tutup,  Nurjali.

     Nurjali

Komentar Via Facebook :