Seorang Anak Tewas Tabrakan Dengan Bus PT MUP

Kapolres Pelalawan Akui Ada Korban Tewas Dalam Laka Lantas Bus PT MUP Dan Sepeda Motor

Kapolres Pelalawan Akui Ada Korban Tewas Dalam Laka Lantas Bus PT MUP Dan Sepeda Motor

Foto: Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko SIK dan penampakan Bus Sekolah milik PT MUP Pelalawan

PEKANBARU AKTUALDETIK.COM - Bus Sekolah milik PT MUP yang berkedudukan di kabupaten Pelalawan mengalami insiden kecelakaan dengan pengendara sepeda motor yang menewaskan satu orang pengendara sedang satu orang lagi kabarnya dilarikan ke RS Selasih Pangkalan kerinci beberapa minggu lalu di Desa Langkan Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan. 27/10/2021.

Dari informasi yang diperoleh awak media ini, diketahui bahwa bus yang di kemudikan oleh supir terlihat tidak layak pakai dan merupakan bus dengan tahun pembuatan yang sudah tua, sehingga diperkirakan komponen bus milik PT MUP tersebut tidak optimal.

,"Dari yang kami lihat, Bus sekolah milik PT MUP itu tidak layak pakai itu pak, itu rawan kecelakaan, nanti setelah ini makan korban lagi dan supirnya pun akan lolos begitu saja. Saat ini aja supir dan Perusahaan PT MUP tidak ada di proses hukum oleh Kepolisian Polres Pelalawan, supirnya bebas-bebas saja, dan Perusahaan pun tidak ada di proses, padahal nyawa sudah melayang," sebut Seorang warga yang mengaku mengetahui peristiwa.

Dari informasi yang di himpun oleh awak media ini, kabarnya Perusahaan dan pihak keluarga korban sudah melakukan kesepakatan perdamaian, sehingga warga yang mengetahui hal ini, sangat menyangkan hal itu, karena kedepannya Perusahaan akan melakukan hal yang sama saat ada kecelakaan makan korban, sehingga terkesan nyawa Manusia bisa ditukar dengan uang.

,"Enak sekali ya Perusahaan itu, dan supir yang mengendarai BUS PT MUP itu, habis menghilangkan nyawa orang bisa berdamai dengan tanaga uang, padahal semestinya kepolisian harus memeriksa supir, termasuk kondisi fisiknya saat mengendarai BUS, apakah ada pengaruh lain sehingga terjadi kecelakaan, atau ada unsur lain," ujar seorang sumber yang merahasiakan namanya.

Untuk memperoleh informasi yang berimbang, awak media ini berusaha konfimasi kepada Misdi, manajer PT MUP di Desa Gondai, namun hingga berita ini dimuat, Misdi tidak merespon.

Disisi lain Kepolisian Resor Pelalawan, melalui Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko, SIK, yang di sampaikan oleh Kasat Lantas Polres Pelalawan untuk menanggapi pertanyaan awak media mengatakan, pihaknya sudah memproses laporan polisi, dan sedang dalam lidik, dan akan segera melakukan gelar perkara untuk memulai penyidikan.

,"Kaki sudah buat Laporan Polisi, sebentar lagi akan gelar perkara, untuk melanjutkan apakah akan masuk penyidikan atau tidak, sebab kami sedang mencari faktor penyebab kecelakaan, belum tahu siapa yang lalai dan penyebab adanya korban tewas," kata kasat Lantas AKP Teguh Wiyono, SH, MH, mewakili Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko, SIK.

Menurut AKP Teguh, sejak kejadian yang diketahui menyebabkan tewas seorang anak itu, pihaknya masih terus melakukan proses penyelidikan untuk mengetahui faktor penyebab dan siapa pihak yang lalai sehingga terjadi kecelakaan.

,"Sejauh ini kita masih selidiki, Karena kita mengetahui bahwa pihak perusahaan dan keluarga Korban sudah berdamai, namun karena disana ada korban tewas, walaupun ini konteks pidana Undang-undang lalulintas, kita tetap akan proses hukum siapapun nantinya yang terbukti lalai sehingga terjadinya peristiwa kecelakaan," urai Teguh.

(Feri.S)

Bagi masyarakat yang memiliki informasi atau mengetahui kejadian/peristiwa dimanapun atau ingin berbagi foto dan video, silakan dikirim ke nomor WA:  0812 6830 5177 - Atau EMAIL redaksi : aktualdetik19@gmail.com.
JANGAN LUPA 
Mohon dilampirkan data pribadi


 

Komentar Via Facebook :