Korupsi Dana Hibah

Kajari Bengkalis Tetapkan Tersangka, Mantan Ketua Cabang Olahraga Angkat Berat (PABBSI)

Kajari Bengkalis Tetapkan Tersangka, Mantan Ketua Cabang Olahraga Angkat Berat (PABBSI)

Kajari Bengkalis menyampaikan perkembangan dan penetapan tersangka dalam Penyidikan perkara tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana hibah ke Awak Media.

BENGKALIS AKTUALDETIK.COM - Kajari Bengkalis pada Rabu 28/07/21. menyampaikan perkembangan dan penetapan tersangka dalam Penyidikan perkara tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana hibah pada cabang olahraga ANGKAT BESI BINARAGA DAN ANGKAT BERAT (PABBSD) Kabupaten Bengkalis Tahun 2019.

Bahwa setelah melakukan serangkaian penyidikan, serta melakukan gelar perkara Penyidik tindak pidana Khusus Kejari Bengkalis, berdasarkan alat bukti yang sah, menetapkan sdr Sar. Dy selaku ketua (PABASI) Kabupaten Bengkalis lahun 2010 yang mengakibatkan kerugian Negara sebesar Rp. 226.846,371,-

Adapun perbuatan tersangka selaku ketua umum cabang olahraga PABBSI, bahwa pada tahun 2019 cabang olahraga PABBSI kabupaten Bengkalis mendapatkan dana hibah dari KONI bengkalis yang bersumber dan APBD Kabupaten Bengkalis tahun 2019 sebesar Rp. 326.200.000,- (tiga ratus dua puluh enam juta dua ratus ribu rupiah), yang diterima dalam dua tahap yaitu tahap pertama pada bulan Juni 2019 sebesar Rp 177 000 000,- dan tahap II pada bulan Desember 2019 sebesar Rp 149 200.000,- bahwa dalam pengunaan dana Hibah yang telah diterima tersebut dipergunakan tidak sesuai dengan yang sudah di peruntukannya sebagimana mestinya sesuai dengan NPHD, melainkan dana yang telah diterima oleh Tersangka dana tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Untuk menutupi perbuatan tersangka, tersangka membuat surat pertanggung jawaban (SPJ) FIKTIF, dari itu Barang Bukti yang diamankan sebagai berikut berupa sebuah Laptop yang di gunakan untuk membuat SPJ fiktif tersebut.

Dalam penetapan tersangka ini maka pasal yang dikenakan terhadap tersangka yaitu Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 Atau Pasal (3) Jo Pasal (18) UURI Nomor 31 Tahun 1999 Sebagaimana fiubah dengan UURI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UURI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) kel kuhpidana, yang dapat merugikan keuangan Negara (Daerah Atau Perekonomian Negara.

Sementara itu Kepala Kajari Bengkalis Nanik Kushartanti SH MH didampingi Kasi Pidsus Juprizal, SH. Doli Novaisal, SH serta Kasi intel Isnan, SH, menyampaikan ke awak Media bahwasannya penetapan tersangka terhadap DY ini agar beliau koperaktif.

Dan jika pada pemanggilan pada hari hari berikut nya beliau tidak mengindah kan maka dari itu akan ditetap kan sebagai Daftar Pencarian Orang ( DPO) dari Kajari Bengkalis.

Sementara itu terhadap pengurus KONI dan Cabor Cabor lain nya kita akan tetap lakukan pemeriksaan dan penyelidikan secara intensif sehingga tidak berkemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus penyalahgunaan Dana Hibah KONI tahun 2019 tersebut," pungkas Kepala Kajari Bengkalis tersebut ke awak Media.

 

 

Bagi masyarakat yang memiliki informasi atau mengetahui kejadian/peristiwa dimanapun atau ingin berbagi foto dan video, silakan dikirim ke nomor WA:  0812 6830 5177 - Atau EMAIL redaksi : aktualdetik19@gmail.com.
JANGAN LUPA 
Mohon dilampirkan data pribadi.

 

Komentar Via Facebook :