Dengan Bantuan Teknologi

Bumi Siap Hadapi Asteroid Penghancur Kota dan Planet

Bumi Siap Hadapi Asteroid Penghancur Kota dan Planet

Sumber Foto Kolase : Live Science

JAKARTA AKTUALDETIK.COM - Jika sebuah benda luar angkasa raksasa seperti akan menghantam Bumi, menurut para ahli astronomi maka umat manusia memiliki beberapa pilihan yakni, pesawat ruang angkasa dengan teknologi HAMMER yang cukup keras untuk menjatuhkannya dari jalur, meledakkannya dengan senjata nuklir, menariknya dengan traktor gravitasi, atau bahkan memperlambatnya turun menggunakan sinar matahari terkonsentrasi.

Para ilmuwan harus memutuskan apakah akan meneliti asteroid tersebut dengan misi pengintai terlebih dahulu, atau segera meluncurkan serangan dengan skala penuh.

Banyak keputusan yang harus dibuat di bawah tekanan eksistensial, itulah sebabnya tim peneliti dari MIT telah menemukan panduan, yang diterbitkan di jurnal Acta Astronautica, untuk membantu deflektor asteroid di masa depan.

Dalam film-film, asteroid yang masuk biasanya memberi kejutan di menit-menit terakhir, batu besar mematikan meluncur ke arah Bumi seperti peluru yang keluar dari kegelapan, dengan hanya berminggu-minggu atau berhari-hari antara penemuannya dan dampak yang diproyeksikannya. 

Itu adalah ancaman nyata, menurut presentasi April 2020 oleh Kantor Pertahanan Planet NASA yang dihadiri Live Science. 

Tetapi NASA percaya bahwa mereka menemukan sebagian besar objek terbesar dan paling mematikan yang bahkan memiliki kemungkinan kecil untuk menghantam Bumi yang disebut pembunuh planet.

"Tentu saja, mungkin ada banyak bebatuan yang lebih kecil masih cukup besar untuk membunuh seluruh kota yang masih belum ditemukan oleh NASA". Berdasarkan isi dari presentasi tersebut.

Karena sebagian besar objek besar di lingkungan Bumi sudah diawasi dengan ketat, kemungkinan besar kita akan mendapat banyak peringatan sebelum salah satunya menghantam Bumi. 

Para astronom mengamati batuan antariksa ini saat mereka mendekati Bumi untuk melihat apakah mereka kemungkinan besar akan melintasi salah satu "keyhole" mereka. 

Setiap asteroid yang mengancam Bumi semakin dekat dan jauh dari Bumi di berbagai titik dalam orbitnya mengelilingi matahari. 

Sepanjang jalur itu, dekat Bumi terdapat keyhole, yang adalah wilayah luar angkasa harus dilewati untuk berakhir di jalur tabrakan selama pendekatan selanjutnya ke planet kita.

"Keyhole mirip seperti pintu begitu terbuka, asteroid akan segera menabrak Bumi, dengan kemungkinan besar," tulis Sung Wook Paek, penulis utama studi dan insinyur Samsung yang merupakan mahasiswa pascasarjana MIT.

Editor : Ishak

Komentar Via Facebook :