Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Rekor Dunia Kue Talam Durian Jadi Bukti Kebangkitan UMKM Pekanbaru di Era Agung Nugroho
Foto : Hari Jadi ke-242 Pekanbaru berhasil meraih Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai yang terpanjang di dunia.
AKTUALDETIK.COM, PEKANBARU – Gemuruh antusiasme masyarakat yang memadati kawasan Car Free Day Jalan Jenderal Sudirman pada Minggu (21/6/2026), menjadi saksi lahirnya sebuah catatan sejarah baru bagi Kota Pekanbaru. Festival Kue Talam Ketan Durian sepanjang satu kilometer yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-242 Pekanbaru berhasil meraih Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai yang terpanjang di dunia. Di balik pencapaian tersebut, tersimpan kisah kebangkitan UMKM lokal yang semakin menunjukkan kapasitas dan daya saingnya di bawah dukungan Pemerintah Kota Pekanbaru yang dipimpin Wali Kota Agung Nugroho.
Keberhasilan memecahkan rekor dunia ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat, tetapi juga membuktikan bahwa pelaku UMKM Pekanbaru mampu menghasilkan produk berkualitas dalam skala besar. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha lokal menjadi fondasi penting dalam mengangkat kuliner khas daerah sekaligus memperluas peluang ekonomi masyarakat.
Di balik pencapaian tersebut, terdapat peran besar para pelaku UMKM yang menjadi ujung tombak produksi dan penyediaan kuliner khas Pekanbaru. Ribuan produk kue talam durian yang disajikan kepada masyarakat merupakan hasil kerja keras pelaku usaha lokal yang selama ini terus berkembang bersama kemajuan kota.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa penguatan UMKM menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.
"Keberhasilan festival ini bukan hanya tentang memecahkan rekor, tetapi juga menunjukkan kemampuan UMKM Pekanbaru dalam menghasilkan produk berkualitas dan memenuhi kebutuhan dalam skala besar. Ini adalah kebanggaan bagi kita semua," ujarnya.
Menurut Agung, tingginya antusiasme masyarakat yang hadir menjadi bukti bahwa produk lokal memiliki daya tarik kuat dan mampu menjadi identitas daerah yang membanggakan. Ia menilai, promosi kuliner khas melalui kegiatan berskala besar dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM.
Salah satu pelaku usaha yang berkontribusi besar dalam festival tersebut adalah Nadhira Napoleon. Perusahaan kuliner lokal itu dipercaya memproduksi dan membentangkan sekitar 500 meter dari total panjang kue talam ketan durian yang disusun sepanjang satu kilometer.
Owner Nadhira Napoleon, Herlino, mengatakan pihaknya menyiapkan 2.760 kotak kue talam durian untuk kebutuhan festival. Selain itu, produksi rutin untuk memenuhi kebutuhan tiga gerai tetap berjalan dengan tambahan sekitar 1.000 kotak, sehingga total produksi mencapai 3.760 kotak dalam satu hari.
Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa UMKM Pekanbaru memiliki kapasitas produksi yang kompetitif dan mampu memenuhi kebutuhan dalam jumlah besar tanpa mengurangi kualitas produk.
Bagi Pemerintah Kota Pekanbaru, keberhasilan festival ini menjadi gambaran nyata bahwa sektor UMKM memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Tidak hanya sebagai penggerak ekonomi lokal, tetapi juga sebagai sarana memperkenalkan identitas budaya dan kuliner daerah ke tingkat nasional bahkan internasional.
Di bawah kepemimpinan Agung Nugroho, berbagai program pemberdayaan UMKM terus didorong melalui pembinaan, promosi produk lokal, hingga pelibatan langsung dalam berbagai agenda strategis pemerintah daerah. Langkah tersebut bertujuan menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berdaya saing.
"Kami ingin UMKM naik kelas. Produk-produk lokal Pekanbaru harus semakin dikenal luas dan mampu bersaing di pasar yang lebih besar. Pemerintah akan terus hadir memberikan dukungan," tegas Agung.
Tak hanya menghadirkan festival kuliner, Pemko Pekanbaru juga membagikan sekitar 3.000 buah durian kepada masyarakat sebagai bagian dari kemeriahan HUT ke-242 kota. Kegiatan ini semakin memperkuat keterlibatan masyarakat sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi para pedagang dan pelaku usaha lokal.
Keberhasilan mencatatkan rekor dunia melalui Festival Kue Talam Ketan Durian menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah, UMKM, dan masyarakat. Lebih dari sekadar prestasi, momentum tersebut menjadi bukti bahwa Pekanbaru memiliki potensi ekonomi kreatif yang besar untuk terus tumbuh dan berkembang.
Dengan semangat kolaborasi yang terus dibangun, Pemerintah Kota Pekanbaru optimistis UMKM akan menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi daerah, sekaligus membawa nama Pekanbaru semakin dikenal sebagai kota yang kaya akan inovasi, budaya, dan produk unggulan lokal. (adv)


Komentar Via Facebook :