Apakah Muflihun masih lebih baik?
Ketua Dewan Redaksi: Dari Sisi Kepemimpinan, Muflihun Masih Lebih Demokratis Dibanding Yang Lain
Foto: Ketua Dewan Redaksi Aktualdetik.com, FERI SIBARANI, SH, MH
EDITORIAL REDAKSI
AKTUALDETIK.COM - Ramainya pembahasan tentang siapa sosok yang paling tepat memimpin Kota Pekanbaru kedepan mendapat respon dari unsur pimpinan Redaksi media Syber Aktualdetik.com. Dalam editorial Redaksi, Ketua Dewan Redaksi Aktualdetik.com, Feri Sibarani, SH, MH turut memberikan hasil pengamatannya tentang sosok yang paling tepat untuk Pekanbaru kedepan. Kamis, 17/07/2024.
Diketahui pendaftaran pasangan calon Walikota Pekanbaru dan wakil Walikota Pekanbaru akan di mulai pada Selasa, 27 Agustus 2024 hingga Kamis, 29 Agustus 2024. Sampai pada saat ini, Nama-nama bakal calon yang muncul masih di dominasi wajah-wajah politikus lama di Kota Pekanbaru. Sebut saja ada Agung Nugroho-Markarius. Ida Yulita Susanti. Mantan Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun.
Berdasarkan analisa sejumlah pihak, melalui berbagai forum resmi atau tidak resmi, di sebut-sebut nama Agung Nugroho berpotensi akan melenggang untuk menjadi Walikota Pekanbaru kedepan. Hal itu dikabarkan, karena alasan perolehan suara pada pemilu legislatif beberapa waktu lalu cukup signifikan.
Selain itu, masih ada nama Ida Yulita Susanti dari partai Golkar, namun hingga kini belum diketahui pasti siapa sosok yang akan berpasangan dengan politisi wanita ini. Sementara nama Muflihun, belakangan mulai ramai dibicarakan dan foto balihonya terpampang dengan ukuran jumbo di berbagai sudut kota Pekanbaru.
Dari situasi terkini mengenai proses perbincangan publik di berbagai media dan forum-forum publik tentang dukungan terhadap sosok calon pemimpin Kota Pekanbaru kedepan, masih terlihat dinamis dan berfluktuasi dari waktu ke waktu.
, "Jika melihat dari sisi gaya kepemimpinan atau unsur lider ship yang sesuai perspektif konstitusi kita, Muflihun atau akrab disapa Uun masih lebih baik. Karena Muflihun itu mampu memimpin dengan keterbukaan dan demokratis. Uun ini sudah dikenal Akomodatif bagi semua kalangan, suku, agama dan ras. Sehingga sangat tepat memimpin Kota Pekanbaru yang sangat mejemuk dan plural ini," Sebut Feri Sibarani.
Dari pantauan awak media ini, sejumlah pertimbangan penting bagi para calon Walikota Pekanbaru yang berkeinginan maju pada pilkada tahun 2024 ini adalah terkait kemampuan financial yang memang jika di hitung sangat fantastis. Tidak semua para bakal calon memiliki kemampuan dana yang cukup untuk biaya politik.
Selain itu, sejumlah bakal calon pun di prediksi lebih objektif melihat kecerdasan politik masyarakat Pekanbaru. Dimana Kota Pekanbaru sebagai pusat Ibu Kota Provinsi Riau di nilai telah memiliki tingkat pendidikan yang tinggi untuk dapat menganalisis setiap latar belakang dan kualitas para calon Walikota Pekanbaru. Mengingat, Kota Pekanbaru memiliki warisan permasalahan krusial dari masa ke masa, yaitu permasalahan banjir, infrastruktur, persampahan, perparkiran, kesejahteraan yang masih tertinggal dan lain-lain.
Membahas tema ini, Ketua Dewan Redaksi Aktualdetik.com saat mengisi program Editorial Redaksi hari ini, mengatakan, bahwa konstelasi politik menyambut pilkada 2024 di Pekanbaru cukup dinamis dan ramai. Menurutnya, dari tingkat respect masyarakat terhadap calon Walikota Pekanbaru ini, diharapkan muncul pemimpin yang tepat memimpin Kota Pekanbaru.
, "Jadi yang kita perhatikan itu, baik dari pemberitaan di berbagai media, sosok-sosok idola masyarakat yang ingin di dukung itu kan sudah muncul ya. Namun kita perhatikan, unsur suka atau tidak suka (like and dislike) pada sosok tertentu itu masih cenderung jadi tolak ukur untuk mendukung calonnya. Seharusnya kan harus lebih pada soal kemampuan atau visi dan misinya yang jadi patokan kita, karena kita mau, Kota Pekanbaru berubah menjadi lebih baik kedepan, " Kata Feri Sibarani.
Bahkan ia juga menyinggung, hal yang lebih buruk dalam menggunakan hak politik atau menentukan dukungan pada sosok calon pemimpin itu adalah, mengharapkan adanya keuntungan financial, atau lazimnya disebut politik transaksional. Semisal mengharapkan paket sembako dan serangan fajar.
, "Kan sering kita dengar ya, kalau tidak ada uang nya untuk apa di pilih. Kan ini sudah cara-cara yang menyimpang dari tujuan demokrasi. Bahkan cara itu melanggar hukum, yang bisa berakhir pada pidana. Kita harapkan pada pilkada tahun 2024 ini masyarakat kota Pekanbaru benar-benar menggunakan hak pilihannya secara benar dan bertanggung jawab, " Lanjutnya.
Diakhir perbincangannya, Feri Sibarani mengutip dari sejumlah pernyataan masyarakat tentang sosok Muflihun masih layak maju sebagai calon Walikota Pekanbaru adalah cukup beralasan dan penilaian yang sangat rasional.
, "Seperti saya katakan tadi, bahwa Muflihun itu sebenarnya jika dilihat dari gaya kepemimpinannya masih unggul dibandingkan yang lain. Dia care, demokratis, menerima semua pihak, tidak isme, sangat menjaga kemajemukan, dan jangan lupa, Muflihun adalah Birokrat sejati, yang sangat katam sistem administrasi pemerintahan, dan punya jalur hubungan ke semua Lembaga politik karena puluhan tahun menjadi sekretaris DPRD Riau, "Pungkasnya.
Menurut Feri, semua faktor yang dimiliki Muflihun tersebut, sebenarnya sangat cukup sebagai modalnya untuk memimpin dan merubah wajah kota Pekanbaru menjadi jauh lebih Baik. Dia menyebut, calon-calon lainnya jika dilihat tidak memiliki kriteria selengkap apa yang dimiliki oleh Muflihun.
, "Namun apapun itu, kembali ke masyarakat Pekanbaru tentang siapa sosok yang mau di pilih. Yang pasti mari kita dukung perhelatan pilkada tahun 2024 ini dengan cara-cara yang baik dan bertanggung jawab. Karena nasib dan masa depan Kota ini ada ditangan rakyat. Salah kita dalam menggunakan hak politik kita, maka masa depan Kota ini lah yang menjadi taruhannya, " Katanya.
Sumber: Editorial Redaksi
Penulis: FIT



Komentar Via Facebook :