MN Biro PLN Kandis Dilaporkan

Dewa, Wartawan Senior Diancam Dibunuh, Dicongkel Mata Dan di Isap Darahnya, MN Dipolisikan

Dewa, Wartawan Senior Diancam Dibunuh, Dicongkel Mata Dan di Isap Darahnya, MN Dipolisikan

Foto: Dewa Napitupulu dan keluarga ketika mendatangi Kapolres Siak untuk melaporkan MN (Seorang Biro Jasa PLN Kecamatan Kandis) karena diduga melakukan pengancaman tentang kekerasan kepada Dewa Napitupulu

AKTUALDETIK.COM - Warga Kandis Kabupaten Siak Riau (Dewa Napitupulu) seorang jurnalis senior terkaget-kaget mendengar ancaman seseorang (MN). Diketahui MN adalah seorang pekerja jasa Biro PLN di wilayah kecamatan Kandis Kab. Siak, kabarnya, MN kini dilaporkan ke Polres Siak karena mengancam dengan kalimat akan membunuh, mencongkel mata dan menghisap darah. Selasa, 09/07/2024.

, "Awalnya saya dia chatting dengan kalimat, Woooy, kamu urus kerjaan kamu ya, jangan urus kerjaan orang. Lalu tiba-tiba dia telepon dengan nomor: 08527115xxxx pada hari Kamis, 04 Juli 2024 dengan mengancam saya akan membunuh, mencongkel mata dan mencincang serta menghisap darah saya, " Sebut Dewa kepada awak media ini. 

Dewa yang merasa tidak punya perbuatan salah dengan MN merasa terkejut, heran dan serba merasa tidak nyaman dengan ancaman MN. Menurut Dewa, yang paling dramatis adalah, ketika ancaman lewat telepon tersebut turut didengar oleh isteri dan anak-anak nya, sehingga spontan membuat suasana keluarga menjadi histeris karena dampak skologis yang di timbulkan ancaman MN. 

, "Kebetulan saat itu kami usai makan bersama dengan isteri dan keluarga. Posisi Masih di meja makan. Tiba-tiba mendapatkan telepon seperti itu, sangat mengejutkan keluarga saya. Jujur saya dan keluarga saya semua merasa trauma dan tidak nyaman sekali akibat ancaman MN, " Lanjut Dewa. 

Menjawab pertanyaan awak media ini, Dewa menjelaskan, bahwa dirinya baru sekali saja berkomunikasi dengan MN saat menyampaikan pesan rekan nya yang bernama Lindung Sitepu. Menurutnya, Lindung Sitepu mengaku telah memberikan uang sebesar Rp 142 juta rupiah kepada MN untuk pembayaran pemasangan jaringan. Pemasangan jaringan tersebut, menurut keterangan Dewa kepada awak media ini, sejatinya diselesaikan dalam hitungan 100 hari. Ternyata sampai saat ini belum diselesaikan oleh MN. 

, "Jadi sebenarnya saya tidak ada hubungan dengan MN ini. Hanya sekali saja saya pernah menyampaikan pesan teman saya Lindung Sitepu itu. Karena dia minta tolong disampaikan kepada MN untuk segera diselesaikan jaringan lampu itu. Biar selesai  urusan dan jaringan lampu dapat dimanfaatkan. Hanya itu yang saya sampaikan kepada MN, tapi kenapa dia langsung main ancam-ancam membunuh begini, " Terang Dewa. 

Untuk itu, Dewa dan keluarganya sepakat melaporkan MN kepada Kepolisian Republik Indonesia Resot Siak, dengan isi laporan melakukan pengancaman terhadap dirinya melalui telepon seluler. 

,"Saya akan laporkan dia dengan pengancaman kekerasan secara elektronik,  atau UU ITE sebagaimana terdapat dalam ketentuan pasal 45B UU 19/2016. Saya harap kepolisian nanti bisa menerapkan pasal itu, bahwa setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan Informasi Elektronik dan/atau dokumen elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi karena dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama empat tahun dan atau denda paling banyak Rp750 juta, " Kata Dewa. 

Terkait dengan adanya permintaan uang sebesar Rp 142 Juta oleh MN kepada Lindung Sitepu dan sudah diserahkan oleh Lindung Sitepu kepada MN beberapa waktu lalu menjadi pertanyaan sampai saat ini. Apakah uang tersebut meruapakan tagihan resmi dari PLN atau apakah jasa Biro berhak dan berwewenang untuk menagih uang dari masyarakat ketika ingin memasang jaringan listrik ke masyarakat, hal ini masih dalam penelusuran awak media. 

Diakhir keterangannya, Dewa yang cukup merasa terganggu dengan pengancaman MN itu, berharap perbuatan MN harus dipertanggungjawabkan secara hukum. Ia dan keluarganya berharap banyak kepada kerja profesional pihak penyidik di Polres Siak dan mempercayakan permasalahan tersebut sepenuhnya kepada Polres Siak. 

, "Semoga Kapolres Siak dan jajarannya selalu dalam keadaan sehat. Kami dari unsur Pers, sebagai pekerja wartawan yang setiap hari menjadi Mitra kepolisian dalam rangka menegakkan hukum dan melayani masyarakat kiranya dapat terus terjaga, " Pungkasnya. 

Penulis: FS
Editor: Redaksi

Komentar Via Facebook :