ANRI Adakan Sosialisasi SDM Kearsipan se-Sumatera Secara Daring

ANRI Adakan Sosialisasi SDM Kearsipan se-Sumatera Secara Daring

ACEH, AKTUALDETIK.COM

Dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) kearsipan, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) melalui Badan Arsip Statis dan Tsunami (BAST) melaksanakan Sosialisasai SDM Kearsipan Lembaga Negara Tingkat Pusat di Wilayah Sumatera secara daring melalui Zoom Meeting dan ditayangkan secara langsung melalui kanal Youtube Arsip Nasional RI, pada Rabu (11/11).

Dalam sambutan sekaligus pembukaan acara, Pelaksana Tugas Deputi Konservasi Arsip ANRI, Multi Siswati menyampaikan  sosialisasi SDM kearsipan di wilayah Sumatera adalah momentum dalam penyelenggaraan kearsipan lebih baik di wilayah Sumatera.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan dapat menciptakan SDM kearsipan yang unggul, serta penyerahan arsip statis dapat berjalan optimal.

Dalam laporannya, Kepala BAST, Muhammad Ihwan menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait SDM di bidang kearsipan, dalam hal ini arsiparis memiliki peranan yang sangat vital dalam mendukung sistem kearsipan.

Acara yang diikuti oleh sekitar 350 peserta ini fokus pada pembahasan Jabatan Fungsional Arsiparis: Ujung Tombak Penyelenggaraan Kearsipan dalam Mewujudkan Tertib Arsip Dinamis yang disampaikan oleh Direktur SDM Kearsipan dan Sertifikasi ANRI, Wawan dan pembahasan Pemenuhan Jabatan Fungsional Arsiparis pada Lembaga Negara Tingkat Pusat di Daerah yang disampaikan oleh Asisten Deputi Manajemen Karir dan talenta SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (PANRB), Aba Subagja.

BAST juga bertanggung jawab untuk menyelamatkan arsip bernilai guna, sehingga dapat dimanfaatkan untuk generasi yang akan datang. Arsip yang disimpan di BAST dari bencana tsunami mencapai 10.000 meter linier. 

Selain menjadi bahan pembelajaran untuk generasi sekarang dan yang akan datang, termasuk pembelajaran mengenai arsip tsunami yang merupakan arsip kegiatan -kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi akibat bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi.
 

Komentar Via Facebook :