Apa Di balik Berita Panas Sekda Provinsi Riau??

Keluarga Sekda Riau, SF Hariyanto "Diserbu" Karena Gaya Mewah, Begini Pendapat LP-KPK

Keluarga Sekda Riau, SF Hariyanto "Diserbu" Karena Gaya Mewah, Begini Pendapat LP-KPK

Foto: Sekdaprov Riau, SF Hariyanto, Ketua Harian LP-KPK Komisi Daerah Riau, Feri Sibarani, SH, Gubernur Riau, Drs Syamsuar, M. Si

PEKANBARU AKTUALDETIK.COM - Merebaknya pemberitaan di berbagai media tanah air terkait Isteri dan anak dari Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Riau (Sekda Prov Riau), SF Hariyanto, yang diketahui kerap mempertontonkan gaya hidup mewah atau Hedonisme di media sosial (Medsos) hingga kini terus menuai pro dan kontra, tak terkecuali dari Lembaga LP-KPK Komisi Daerah Riau. Jumat, 24/03/2023.

Kali ini datang dari ketua harian Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah Dan Keadilan (LP-KPK) komisi Daerah Riau, Feri Sibarani, SH. Dalam penilaian pihaknya saat di pertanyakan oleh awak Media hari ini di Pekanbaru, mengatakan, bahwa apa yang sedang viral saat ini mengenai keluarga Sekretaris Daerah Provinsi Riau, SF Hariyanto, adalah masih dalam taraf wajar, sekalipun pantas diberikan kritikan atau teguran dari masyarakat dan Gubernur Riau serta DPRD Riau. 

, "Sejatinya apa yang menjadi bahan pergunjingan saat ini terkait isteri dan anak pak SF Hariyanto, kami melihat belum tergolong gaya hidup mewah yang sesungguhnya. Kami belum bisa mengatakan, naik sepeda dengan kualitas bagus serta acara ulang tahun anak di hotel sebagai gaya hidup, karena hal-hal itu menurut kami masih dalam tataran wajar. Kita warga biasa aja kerap melakukan itu, mungkin keluarga pak SF Hariyanto punya pendapatan lain, tentu saja itu tidak masalah, apalagi ini anaknya, bukan SF Hariyanto, selaku pejabat, " Sebut Feri Sibarani. 

Menurut analisa Feri Sibarani dan Rekan-rekanya di kantor LP-KPK Komisi Daerah Riau, aturan yang mengatur soal hidup sederhana bagi pejabat Negara dan Pemerintah tentang gaya hidup PNS agar hidup sederhana diatur dalam SE Menteri PANRB 13/2014,  UU ASN dan PP No 94 Tahun 2021, namun kesemua aturan tersebut disebutnya tidak memiliki sanksi yang dapat dikenakan kepada pelakunya. 

, "Ada beberapa aturan sebenarnya yang diterbitkan Negara terkait hidup sederhana itu. Namun dari yang kami ketahui tidak terdapat sanksi yang dapat dikenakan kepada pelakunya, sehingga semuanya hanya terkait sikap hidup saja, dan itu pun bila terjadi pada si pejabat langsung. Sementara yang menjadi isu hangat saat ini justru pelakunya isteri dan anak dari Sekda Provinsi Riau, SF Hariyanto. Kita kan tidak tahu, kalau isteri atau anak SF Hariyanto punya pendapatan sendiri, dan sah-sah saja mereka menikmati itu, " Urai Feri. 

Yang lebih penting menurut Feri Sibarani adalah, justru pihaknya selaku Lembaga Pemantau Kebijakan Pemerintah, lebih tertarik pada soal kepatuhan SF Hariyanto selaku pejabat tinggi di Pemerintah Provinsi Riau dalam melaporkan harta kekayaannya secara berkala (LHKPN). Menurutnya, terkait dengan isu saat ini yang sedang berkembang, maka perlu menyoroti soal kepatuhan dan kejujuran SF Hariyanto dalam melaporkan hartanya. Berapa jumlah harta SF Hariyanto sebelum menduduki jabatan sekdaprov dan setelah menjabat. Karena apapun yang sedang diributkan saat ini tidak terlepas dari kemampuan dan kekayaan finansial keluarga SF Hariyanto. 

,"Artinya jika SF Hariyanto memiliki harta yang banyak sebelum menjabat sekdaprov Riau saat ini, boleh dong keluarga atau anaknya sedikit meriah atau elegan dalam melakukan acaranya, seperti ulang tahun yang hanya setahun sekali, begitu pula pernikahan atau sejenisnya, itu kan temporer, bukan setiap hari, sehingga menurut kami tidak tepat juga jika disebut gaya hidup hedonisme, karena semua orang pada momentum ulang tahun atau pesta lainya, pastinya ingin berlangsung nyaman" Lanjut Feri. 

Namun pendapat lain dari Gubernur Riau, Drs Syamsuar, tidaklah demikian, tetapi Syamsuar yang saat ini sedang di sorot karena beberapa kasus, seperti terkait kasus Bansos di Kabupaten Siak dan Pelantikan 188 Kepala SMAN/SMKN Riau justru berkata, bahwna dirinya selaku gubenur Riau sudah kerap mengingatkan para bawahannya itu, agar tetap menjaga gaya hidup sederhana.

Sebagaimana diketahui, baru-baru ini Istri dan anak dari Sekretarsi Daerah (Sekda) Provinisi Riau SF Hariyanto disorot masyarakat akibat kerap pamer harta kekayaan di media sosial.

Bahkan belakangan pembelaan dari SF Hariyanto mengatakan tas mewah yang ditenteng istrinya Dibilang KW. Tak hanya itu saja, dia juga berdalih kalau pergi ke luar negeri istrinya menggunakan tiket promo dan kelas ekonomi. Namun nyatanya muncul sebuah foto diduga istri SF Hariyanto duduk di kelas bisnis pesawat, saat pelesiran ke Turki.

Melihat pemandangan ini Gubernur Riau, Syamsuar kabarnya buka suara soal gaya hidup istri dan anak SF Hariyanto. Mereka berdua viral di media sosial. Syamsuar mengatakan kalau dirinya sudah memberikan peringatan untuk bisa menyesuaikan diri dan hidup sederhana.

"Sudah saya ingatkan dan bisa menyesuaikan. Sebab kita ini hidup sebagai pegawai negeri agar bersikap sederhana," kata Syamsuar kepada wartawan, Rabu (22/3/2023).

Apalagi anak dari FS Hariyanto yang kerap pamer di akun OOTD soal barang mewah yang menjadi koleksinya. Dia punya barang mewah yang harganya capai ratusan juta.

Akun Twitter @PartaiSocmed mengkuliti SF Hariyanto. Akun tersebut memposting foto ketika Adrias Hariyanto pamer gaya hidup mewah.

Apalagi yang terbaru, ketika sang anak sedang merayakan ultahnya menjadi sorotan karena berlangsung di sebuah hotel mewah bintang lima. Istri Sekda Riau SF hariyanto, yang dinilai memiliki gaya hidup mewah dengan koleksi tas yang mahal. Terkait hal ini SF Hariyanto memebrikan pembelaan. 

"Kalau istri saya yang pakai pasti dibilang mahal. Ini tidak ada satu pun yang asli, artinya itu fitnah. Silakan ke tokonya ITC Mangga Dua lantai satu dicek benar nggak," alasan SF Hariyanto.

Usai dirinya mengatakan itu, banyak masyarakat yang tidak percaya kalau isstri dari seorang pejabat mau memakai tas KW. Bahkan hal itu mendapatkan kritikan pedas dari publik. 

Sumber: Wawancara
Penulis : Rifky
Editor: Red

Komentar Via Facebook :