PT Pertamina Hulu Rokan Berduka
3 Orang Karyawan PT PPLI Tewas Ditempat Kerja, Lembaga LP - KPK Angkat Bicara
Foto: Tiga Orang Jenazah, Korban Tewas Akibat Terjatuh ke dalam Container Limbah PT PPLI di Balam Kabupaten Rohil Riau
PEKANBARU AKTUALDETIK.COM - Tiga orang karyawan perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan limbah migas (PT PPLI) di bawah naungan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menjadi perbincangan publik saat ini. Sabtu, 26/02/2023.
Kabarnya, ketiga orang karyawan tersebut hanya disebutkan terjun ke dalam container limbah yang memang diprediksi mengandung racun B3. PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) di Central Mud Treating Facility (CMTF) adalah fasilitas pengolahan lumpur yang terletak di Balam Selatan, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.
Atas peristiwa yang menggemparkan masyarakat itu, sempat membuat heboh seluruh insan pers dan para aktivis Riau yang konsen menyoroti berbagai kebijakan pemerintah yang berdampak besar bagi masyarakat luas. Tak terkecuali dengan Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah Dan Keadilan (LP-KPK) Komisi Daerah Riau yang di pimpin oleh Thabrani Al Indragiri.
Merespon peristiwa yang merenggut nyawa manusia dengan jumlah tiga sekaligus itu, menurut Thabrani adalah sesuatu yang sangat penting untuk di sikapi semua pihak dengan serius, terutama oleh SKK Migas, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), karena sangat aneh dan sulit diterima akal, sebab publik menilai bahwa terkait keamanan kerja dan keselamatan kerja di lingkungan PT PHR seharusnya tidak diragukan lagi, karena pengelolaan hulu minyak dan gas Riau (Blok Rokan) sudah 100 tahun beroperasi.
"Saya mau sampaikan kepada semua yang terlibat dalam pengelolaan migas blok rokan dibawah komando SKK Migas dan PT PHR, bahwa ini sangat serius. Jangan buat masyarakat Indonesia kususnya Riau kehilangan kepercayaan kepada kemampuan profesional dari SKK Migas dan PT PHR, terutama PT PPLI yang merupakan vendor dari PT PHR. Kami atas nama Lembaga LP-KPK Riau meminta Kapolda Riau, Dinas Tenaga Kerja Riau dan SKK Migas temukan masalah yang sebenarnya, dan pastikan hal yang seperti ini jangan terulang kembali, " Sebut Thabrani hari ini dalam keterangan Pers.
Sementara dari perusahaan vendor, PT PPLI, saat dikonfirmasi awak media ini, melalui saluran telepon kehumasan PT PPLI, Arum Tri Pusposari, mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang fokus pada penanganan jenazah korban dengan penuh tanggung jawab dan sekaligus melakukan proses investigasi baik dari penegak hukum, dan bidang pengawasan dinas ketenagakerjaan.
"Sehubungan dengan insiden yang terjadi di lokasi Balam, Kelurahan Bangko Bakti hari ini, PPLI saat ini dibantu oleh seluruh pemangku kepentingan sedang melakukan investigasi. Karena peristiwa terjadi pada jam istirahat dimana seharusnya tidak ada jadwal kegiatan untuk berada dalam area kejadian, maka kami sedang mendalami latar belakang yang menyebabkan korban ke TKP sehingga insiden tersebut terjadi, " Tulis Arum.
PT PPLI juga melalui Arum menyampaikan rasa bela sungkawa yang sangat dalam atas peristiwa dan meninggalnya 3 karyawan PT PPLI.
"Untuk para pekerja PPLI yang meninggal dunia, atas nama jajaran direksi dan manajemen PPLI beserta seluruh karyawan, kami menyampaikan duka cita mendalam. Selanjutnya kami telah berkordinasi dan menyampaikan informasi tersebut kepada pihak keluarga, kami terus melakukan pendampingan terhadap keluarga dan telah menyiapkan santunan kepada keluarga almarhum," Sebutnya.
Menurut Arum, saat ini PPLI juga mengurus proses pemulangan jenazah para korban hingga ke pemakaman serta tetap memberikan perhatian bila ada anak-anak almarhum yang butuh dukungan beasiswa pendidikan akan kami perhatikan.
"Ini merupakan peristiwa yang belum pernah terjadi dalam sejarah PPLI, hampir 30 tahun sejak hadir di Indonesia beberapa kali perusahaan kami meraih predikat Zero Accident dalam hal kecelakaan kerja dari Kementerian Tenaga Kerja. Kami sangat berkomitmen untuk mencegah risiko kecelakaan kerja tersebut. Karenanya, insiden yang terjadi di Balam merupakan pukulan bukan saja bagi keluarga korban tapi juga bagi perusahaan kami, "ujarnya.
Sumber : Masyrakat/Arum Tri Pusposari
Penulis : Feri. SH
Editor : Red
Kepada Seluruh Masyarakat di Tanah Air, Jika Ada Informasi, Dan Menemukan Kejadian/Peristiwa Penting, Atau Pelanggaran Hukum, Baik Oleh warga atau Pejabat Pemerintah/Lembaga/Penegak Hukum, Silahkan mengirimkan informasi, berupa Narasi/tulisan, Rekaman Video/Suara, ke No telepon/WA: 0853-6381-4752 - Email: [email protected].
Jangan Lupa Mengirim Indensitas Lengkap, Kami menjamin kerahasiaan Identitas Narasumber.


Komentar Via Facebook :