Doa Bersama

Hj. Kt. Kariani dan Risna Camelia Gelar Doa Bersama Wafatnya Alm.Abbdurrachman Syachban Bin Syachban

Hj. Kt. Kariani dan Risna Camelia Gelar Doa Bersama Wafatnya Alm.Abbdurrachman Syachban Bin Syachban

Dalam Rangka Memperingati 1 (satu) Tahun Wafatnya Almarhum Abdurrachman Syachban Bin Syachban, Keluarga Besar Hj. Ketut Kariani dan Ny. Risna Camelia, Menggelar Doa Bersama, Bertempat di Jalan Abimanyu III No.10 X Singaraja, Buleleng. Jumat, 20/01/2023.

SINGARAJA AKTUALDETIK.COM - Bagi Umat muslim saling mendoakan Adalah suatu kewajiban baik untuk saudara dekat maupun saudara sesama muslim. Doa juga sering dikirimkan kepada kedua orang tua, saudara baik yang masih hidup ataupun yang telah meninggal dunia. 

Hal tersebut dilakukan dengan mengirim Wasilah surat Fatikah dan surat lainnya baik secara sendiri atau berjamaah dengan mengundang saudara dan tetangga dekat sebagai amalan selaku anak yang sholeh dan Sholeha kepada almarhum.

Seperti yang dilaksanakan oleh keluarga besar Hj. Ketut Kariani dan Ny. Risna Camelia yang menggelar tahlil Yasin dalam haulnya atau 1 tahun meninggalnya Alm. Abdurrachman Syachban Bin Syachban dan kedua orang tua kandung serta saudara lainnya yang sudah Almarhum, acara tersebut sekaligus diisi dengan ceramah oleh ustad Abdul Ajis dari Tegalingah yang memberikan tausiah tentang hal tersebut diatas. Fadilah Kirim Doa dan pembacaan Alquran yang khusus ganjarannya diwasilahkan kepada Almarhum Abdurrachman Syachban Bin Syachban serta almarhum kedua orang tua kandung dan saudara yang juga telah almarhum.

Acara yang berlangsung
di kediaman Hj. Ketut Kariani dan Ny. Risna Camelia digelar setelah Ba'da Sholat Isya tersebut, dihadiri para jamaah sekitar 70 undangan dengan rangkaian beberapa susunan acara yang telah disiapkan.

Dalam acara pembukaan yang disampaikan oleh bapak Ajik dari rajatama selaku pemandu acara, mengajak kepada para undangan dan jamaah untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT atas rahmat taufiq dan hidayahNya kepada kita semua. Kemudian acara dilanjutkan dengan pembacaan wasilah Surat Fatihah, Surat Yasin, dan Surat Ar Rahman untuk almarhum dan almarhum yang lain dan ditutup dengan pembacaan doa bersama.

Dikesempatan acara tersebut juga diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustad Abdul Ajis dari tegalingah yang menerangkan, bahwa sebagai anak keturunan Nabi Adam ketika telah meninggal dunia, maka putuslah semua amalnya kecuali 3 perkara yang diantaranya.

"Satu, Shodaqoh Jariah, ilmu yang bermanfaat dan Anak yang Sholeh " Jelas Ustad Abdul Ajis

Ketika kita mati jika kita banyak amal jariah maka pahalanya tidak akan putus dan bisa menolong kita kepada keringanan hisab Allah.

Kedua, setelah Kita mati jika kita mati apabila kita punya ilmu yang kita amalkan kepada orang lain dan orang lain melaksanakan ilmu kita, maka kita juga mendapatkan pahalanya.

Ketiga, Begitu juga ketika kita telah mati jika mempunyai anak keturunan yang Sholeh dan Sholihah dan selalu mendoakan kepada orang tuanya, maka dosa orang tuanya akan terampuni Allah SWT.

Itulah inti dari pembacaan tahlil dan surat lainnyan yang disampaikan, akan tetapi selain tersebut masih banyak hikmah yang dapat kita petik dalam acara memperingati 1 tahun wafatnya alm. Abdurrachman Bin Syachban.

"Semoga alm. Abdurrachman Bin Syachban dan alm. kedua orang tua dan  lainnya mendapatkan pengampunan dari segala dosanya, diterima semua amal dan ibadahnya serta digolongkan umat Nabi Muhammad SAW yang mendapatkan surganya Allah SWT Amiin.

Dipenghujung acara tersebut Keluarga Hj. Ketut Kariani dan Ny. Risna Camelia mengajak para undangan dan jamaah untuk menikmati hidangan yang sudah di siapkan dan sekaligus pemberian bingkisan kepada para undangan dan jamaah yang hadir dalam bentuk paket sembako.

Dijelaskan Hj. Ketut kariani dan Ny. Risna Camelia pemberian bingkisan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan tentunya semoga dapat bermanfaat.

" Alhamdulillah kebetulan ada sedikit rejeki yang bisa kita sampaikan dan bagikan semoga tentunya dapat bermanfaat untuk saling membantu antar sesama," tutup Hj. Ketut Kariani dan Ny. Risna Camelia. (C/S)

Komentar Via Facebook :